Aside

Being a deadliner?

Berbicara tentang deadliner tampaknya bukan hal yang asing ya, karena sangat banyak orang bertipe deadliner ini, bahkan mungkin kita sendiri hehe sebenarnya apa sih deadliner itu? Deadliner is one who procrastinates until the actual deadline of a task or project (www.urbandictionary.com). Gampangnya sih orang yang menunda-nunda pekerjaan. Memang betul seorang deadliner itu menunda-nunda pekerjaannya, tapi jangan selalu dianggap negatif ya, karena tentunya ada beberapa alasan seseorang (terpaksa) menjadi deadliner.

Beberapa alasan di antaranya yaitu (1) banyak hal yang harus didahulukan. Ini soal keadaan, mau tidak mau kalau memang ada sesuatu yang lebih urgent pasti kerjaan lainnya bakal ketunda. Lalu alasan (2) belum ada ide. Biasanya terjadi sama remaja sampai anak kuliahan nih yang banyak tugas hehe memang ide itu ga segampang nyari gorengan, yang di mana-mana ada, jadi butuh waktu berhari-hari untuk dapetin ide, baru kemudian eksekusi tugasnya. Yang terakhir (3) kebiasaan suka menunda. Nah kalo ini emang human error ya hehe “nanti nanti nanti ntar aja”, kalau udah H-1 baru kelabakan.

Bagi yang udah berpengalaman pasti bisa ngerasain kelebihan dan kekurangan jadi deadliner kan. Saya pun bercerita demikian juga karena pengalaman hehe Ga banyak sih kelebihannya, tapi memang detik-detik terakhir itu menegangkan, kita tiba-tiba bisa lebih fokus to push the limit ketika ngerjain, ditambah lagi adanya the power of kepepet yang entah dari mana asalnya tapi selalu diandalkan hehe mungkin Tuhan lagi baik 🙂 Itu aja kelebihannya? Menurut saya iya, dan kekurangannya jauh lebih banyak hehe Di antaranya kita jadi kurang teliti karena dikejar waktu, banyak hal-hal lain yang ikut tertunda, kemudian kita juga kadang kurang peduli sama kesehatan tubuh karena terlalu diforsir yang kesemuanya tentu menghadirkan penyesalan.

Menjadi deadliner memang tidak salah, karena terkadang keadaan yang memaksa kita have to be, tapi mungkin bisa diantisipasi dengan membuat timetable harian serta berusaha mengesampingkan kegiatan yang membuang waktu. Saya pribadi tetap mengapresiasi seorang deadliner, karena meskipun ia menunda, ia tetap berusaha mematuhi waktu 🙂